ISTANBUL
Mengabaikan serangkaian peringatan dari China, termasuk aksi militer, Ketua DPR Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi tetap melakukan kunjungan ke Taiwan dari Malaysia pada Selasa.
Pelosi diterima oleh Menteri Luar Negeri Taiwan Joseph Wu saat mendarat di Bandara Songshan Taipei sekitar pukul 22.44 waktu setempat (1444GMT). Dua hotel telah dipesan untuk menjadi tuan rumah delegasi yang menyertai anggota parlemen dan pejabat AS itu.
Kunjungan ini dilakukan ketika Beijing meningkatkan pesannya yang mendesak anggota parlemen senior AS untuk mengurungkan perjalanannya, yang tidak ada dalam agenda resmi dalam tur ke empat negara Asia.
Pelosi mengunjungi Singapura pada Senin, sebelum melanjutkan perjalanan ke Malaysia. Dia dijadwalkan juga mengunjungi Korea Selatan dan Jepang.
Gedung tertinggi Taiwan, Taipei 1010, diterangi lampu untuk menyambut Pelosi dengan kata-kata, "Terima kasih teman-teman demokrasi yang membentuk dukungan TW (Taiwan)," yang ditulis dalam bahasa Mandarin.
Pesan itu juga berbunyi "Mempertahankan ketertiban dunia bersama-sama," dan "Persahabatan AS-Taiwan berlangsung selamanya," sementara kapal-kapal militer China dan pasukan darat bersiaga tidak jauh dari pulau yang berpenduduk lebih dari 24 juta orang itu.
Pelosi, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat AS pertama yang mengunjungi Taiwan dalam 25 tahun, dijadwalkan bertemu dengan Presiden Taiwan Tsai Ing-wen dan juga akan berjumpa dengan anggota parlemen Taiwan.
Pada 1997, Partai Republik Newt Gingrich menjadi ketua DPR terakhir yang mengunjungi pulau yang memiliki pemerintahan sendiri itu, yang telah bersikeras untuk merdeka sejak 1949.
Para pejabat Taiwan menahan diri untuk tidak membicarakan sebelum Pelosi tiba, di mana Beijing telah meningkatkan kewaspadaan. China menganggap Taiwan sebagai "provinsi yang memisahkan diri".
Beijing telah memperingatkan bahwa militernya "tidak akan tinggal diam" jika "kedaulatan dan integritas teritorialnya" terancam. Negara itu menambahkan bahwa Washington akan bertanggung jawab atas setiap tindakan balasan yang dilakukan China terhadap kunjungan Pelosi.
China meluncurkan beberapa latihan militer di dekat Taiwan sejak spekulasi tentang kunjungan itu muncul.
Pekan lalu, Presiden China Xi Jinping mengatakan kepada mitranya dari AS Joe Biden "untuk tidak bermain api" soal Taiwan.
"Beberapa politisi AS hanya peduli dengan kepentingan mereka sendiri," kata Wang, merujuk pada perjalanan tidak resmi Pelosi.
Menlu China mengatakan prinsip Satu-China "adalah konsensus universal komunitas internasional, landasan politik untuk pertukaran China dengan negara-negara lain, inti dari kepentingan China, dan garis merah dan garis bawah yang tidak dapat diatasi."
Jet militer China bergegas masuk dan sekitar Selat Taiwan pada Selasa ketika Ketua DPR AS Nancy Pelosi menuju ke Taiwan.
Ketegangan meningkat ketika puluhan ratus orang menyaksikan penerbangan jet Angkatan Udara AS yang diyakini membawa Pelosi dalam perjalanan mendadak ke Taiwan yang dianggap China sebagai "provinsi yang memisahkan diri".
Hanya sekitar 30 menit sebelum tujuannya di Taipei, pesawat Angkatan Udara AS secara resmi mendaftarkan Taiwan sebagai tujuannya, menurut Flightradar.com.
Pesawat tempur Angkatan Udara Taiwan segera mengawal penerbangan AS yang mendarat di Taipei.
Ini akan menjadi pertama kalinya dalam 25 tahun seorang ketua DPR AS yang sedang menjabat mengunjungi Taiwan.
Sementara itu, jet militer China Su-35, yang diyakini lebih dari satu, mulai melintasi Selat Taiwan, lapor harian China Global Times.
Pulau yang memiliki pemerintahan sendiri, rumah bagi lebih dari 24 juta orang, terletak di seberang Selat Taiwan di selatan daratan China.
Penerbangan yang diyakini membawa Pelosi itu mendekati Taiwan dari Laut Filipina, alih-alih mengambil rute yang lebih pendek dari Laut Cina Selatan.
news_share_descriptionsubscription_contact


