Maria Elisa Hospita
25 Oktober 2019•Update: 28 Oktober 2019
Servet Gunerigok
WASHINGTON
Survei yang diadakan oleh Georgetown Institute of Politics and Public Service mengungkapkan bahwa Amerika Serikat berada di ambang "perang saudara".
Responden survei diminta untuk menilai perpecahan politik di AS pada skala 0-100 dan respons rata-ratanya ternyata mencapai 67,23.
Berdasarkan hasil tersebut, 77 persen responden dari semua afiliasi politik meyakini bahwa perpecahan politik, ras, dan kelas di negara itu semakin memburuk.
Mereka juga diminta untuk menilai entitas apa yang bertanggung jawab atas perpecahan politik AS.
Responden dari Partai Republik menyebut politikus Demokrat, media sosial, dan media-media besar seperti New York Times, Washington Post, CNN, dan MSNBC sebagai pihak-pihak yang bertanggung jawab.
Sementara itu, Demokrat menyalahkan politikus Republik, media sosial, Fox News, dan Presiden Donald Trump.
Responden independen menyebut media sosial dan Trump sebagai penyebab wacana politik yang memecah belah.
Selain itu, sebanyak 99 persen responden merasa bosan dengan politikus AS yang alih-alih membela mereka justru mementingkan kepentingan pribadi.
Sementara 88 persen menyatakan frustasi dengan tingkah laku sebagian besar politikus.