Muhammad Nazarudin Latief
05 September 2020•Update: 07 September 2020
Mohammed Amin
KHARTOUM, SUDAN
Sudan mengumumkan keadaan darurat nasional selama tiga bulan karena banjir besar yang diperkirakan akan terus berlanjut, kata para pejabat Sabtu.
Deklarasi tersebut muncul setelah jumlah korban tewas akibat banjir meningkat menjadi 99, ujar Lina Alshiekh, menteri tenaga kerja dan perawatan sosial setelah pertemuan darurat Dewan Pertahanan dan Keamanan.
Sekitar setengah juta orang terkena dampak banjir, sementara lebih dari 100.000 rumah hancur total atau sebagian, tambah dia.
Banjir yang melanda Sudan menjadi yang terbesar sejak 1946 dan mungkin terus berlanjut karena hujan belum berhenti di berbagai daerah, kata dia.
Sudan memperingatkan pekan lalu bahwa Sungai Nil mencapai titik tertinggi dalam satu abad, sekita 18 meter (59 kaki) di beberapa daerah.