Dunia

Serbia: Sistem pertahanan Pantsir-S1 berfungsi sebagai pencegah

Menhan Serbia mengatakan pembelian sistem itu memberikan pesan bahwa tidak ada yang bisa berbicara dengan Serbia secara paksa

Rhany Chairunissa Rufinaldo   | 25.02.2020
Serbia: Sistem pertahanan Pantsir-S1 berfungsi sebagai pencegah Menteri Pertahanan Serbia Aleksandar Vulin. (Foto file - Anadolu Agency)

Belgrade

Talha Ozturk

BEOGRAD, Serbia

Menteri Pertahanan Serbia Aleksandar Vulin pada Senin mengatakan bahwa sistem pertahanan udara Pantsir-S1 berfungsi sebagai pencegah.

Komentar Vulin muncul setelah Serbia menerima pengiriman pertama dari enam sistem pertahanan anti-pesawat udara pada Sabtu, sesuai perjanjian yang ditandatangani dengan Rusia pada akhir 2019.

Presiden Aleksandar Vucic menekankan bahwa dengan pengiriman sistem tersebut, Serbia terus memperkuat kemampuannya untuk tetap netral secara militer.

Serbia saat ini adalah satu-satunya negara dengan sistem seperti itu di kawasan.

Vulin mengatakan kepada media bahwa pembelian sistem Pantsir-S1 mengirimkan pesan kepada teman dan musuh bahwa tidak ada yang bisa berbicara dengan Beograd secara paksa.

"Pantsir adalah sistem anti-pesawat yang serius, tetapi tujuan utama pasukan kami adalah pencegahan. Anda mempersiapkan diri untuk yang terburuk selama masa damai, bukan ketika yang terburuk terjadi," ujar dia.

Vulin juga mengumumkan bahwa pada 23 April, Hari Tentara Serbia (VS), mereka akan memamerkan semua peralatan militer baru.

Sementara itu, NATO menyatakan dukungannya atas langkah Serbia.

"Serbia memiliki hak untuk secara bebas memilih pengaturan politik dan keamanannya. NATO dan Serbia adalah mitra dekat, dan kami berkomitmen untuk memperkuat kemitraan kami dengan Serbia dengan penuh penghormatan terhadap kebijakan netralitasnya," kata aliansi militer itu dalam sebuah pernyataan kepada Radio Kebebasan Eropa/Radio Liberty.

Namun Matthew Palmer, perwakilan khusus Amerika Serikat untuk Balkan Barat, sebelumnya telah memperingatkan Serbia bahwa pembelian senjata Rusia berisiko sanksi dari AS.

Serbia kemudian menekankan bahwa sistem rudal adalah penjamin perdamaian jangka panjang di wilayah tersebut.

Menurut Serbia, sistem rudal akan digunakan untuk melindungi titik-titik kritis seperti bandara dan pusat komando dan kontak dari kemungkinan serangan oleh pesawat tak berawak maupun tak berawak serta helikopter.

Pantsir S-1 dipamerkan bersama sistem rudal S-400 Rusia selama latihan militer di Serbia pada Oktober.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.