Muhammad Abdullah Azzam
21 Agustus 2019•Update: 22 Agustus 2019
Ayşe Doğru
ANKARA
Setidaknya 24 tentara tewas setelah sekelompok orang bersenjata menyerang sebuah pangkalan militer di provinsi Soum, utara Burkina Faso.
Media lokal melaporkan pernyataan dari militer bahwa sejumlah orang bersenjata menyerang pangkalan di kota Koutougou tadi malam.
Serangan itu menyebabkan 24 tentara tewas dan melukai tujuh tentara lainnya.
Tentara kini sudah menggelar operasi darat dan udara untuk menuntut pertanggungjawaban kepada para pelaku penyerangan itu.
Presiden Roch Marc Christian Kabore mengadakan pertemuan keamanan dengan para pejabat senior militer pasca-serangan itu.
Presiden Kabore menggambarkan serangan itu sebagai "serangan teroris" dan akan menjadi noda hitam dalam sejarah militer di negaranya.
"Korban tewas paling banyak berjatuhan di pangkalan Koutougou. Jumlah ini menyedihkan rakyat Burkina Faso dan pemerintah," ungkap Presiden Burkina Faso.
Lebih dari 500 orang tewas dalam serangan yang dilancarkan oleh berbagai organisasi teroris di Burkina Faso dalam empat tahun terakhir.