Dunia

Serangan rezim Assad dan Rusia di Suriah terus berlanjut, 6 sipil tewas

Rezim Assad dan Rusiah hingga kini masih terus melancarkan serangan intens ke wilayah permukiman warga di Idlib

Muhammad Abdullah Azzam   | 22.08.2019
Serangan rezim Assad dan Rusia di Suriah terus berlanjut, 6 sipil tewas Anggota pertahanan sipil (White Helmets) membersihkan puing-puing setelah pasukan rezim Assad menyerang sebuah pasar di distrik Saraqib di Idlib, Suriah pada 22 April 2019. (Hüseyin Fazıl - Anadolu Agency)

İdlib

Eşref Musa

IDLIB

Pasukan rezim Suriah Bashar al-Assad dan sekutunya Rusia menewaskan setidaknya enam warga sipil dalam serangan udara ke permukiman warga sejak tadi malam di zona de-eskalasi Idlib.

Pasukan rezim dan sekutunya melancarkan serangan udara ke wilayah permukiman sipil ke daerah Deir Gharbi, Deir Sharqi, Hish, Kafrsajna, Muka,Tuh, Bsenkul, Tal Mannis, Tamaniya, distrik Marratinnuman dan Seraqib di Idlib.

Menurut observatorium pesawat oposisi Suriah, serangan pasukan Rusia di desa Deir Gharbi menewaskan setidaknya empat warga sipil.

Sementara serangan rezim Assad ke desa Tal Mannis menewaskan dua warga lainnya.

Rezim Assad di Suriah hingga kini masih terus melancarkan serangan intens ke wilayah permukiman warga di Idlib.

Serangan udara terhadap sipil di wilayah tersebut menyebabkan kekhawatiran peningkatan jumlah korban jiwa.

Jaringan Hak Asasi Manusia Suriah (SNHR) mengumumkan sebanyak 781 warga sipil tewas dalam serangan rezim Assad dan pendukungnya, Rusia terhadap permukiman di Zona De-eskalasi Idlib pada 26 April-27 Juli.

September lalu Turki dan Rusia sepakat untuk mengubah Idlib menjadi zona de-eskalasi di mana tindakan agresi secara tegas dilarang.

Namun, rezim Suriah dan sekutu-sekutunya secara konsisten melanggar ketentuan gencatan senjata, dan sering melancarkan serangan di dalam zona de-eskalasi.

Saat ini Zona de-eskalasi dihuni sekitar 4 juta warga sipil, termasuk ratusan ribu orang yang dipindahkan pasukan rezim dari kota-kota mereka selama beberapa tahun terakhir.

Suriah masuk dalam konflik yang menghancurkan, sejak awal 2011, ketika rezim Bashar al-Assad menindak demonstran dengan tingkat keganasan yang tak terduga.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). . Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın