Rhany Chairunissa Rufinaldo
21 Desember 2018•Update: 21 Desember 2018
Senhan Bolelli
MADRID
Mantan pemimpin Catalan, Carles Puigdemont, dan lima politisi separatis lainnya mengangkat kasus mereka ke Komite PBB untuk Hak Asasi Manusia, mengklaim bahwa hak politik mereka telah dilanggar oleh Spanyol.
Puigdemont dan politisi lainnya - yang melarikan diri ke luar negeri - mengadakan konferensi pers bersama di Jenewa, di mana mereka mengatakan hak politik mereka sebagai anggota parlemen Catalonian dilanggar oleh Spanyol.
Sementara itu, jaksa Pengadilan Auditor Spanyol menuntut EUR8 juta dari Puigdemont dan petinggi pemerintah Catalan lainnya karena menggunakan dana publik untuk referendum pro-kemerdekaan mereka pada 1 Oktober 2017, meskipun telah dinyatakan ilegal oleh Mahkamah Konstitusi.
Politisi berusia 55 tahun itu memimpin sidang parlemen tahun lalu, di mana para anggota parlemen separatis mendukung wilayah Catalonia untuk menyatakan kemerdekaannya dari Spanyol.
Dia dan 12 pemimpin separatis lainnya secara resmi dituduh melakukan pemberontakan oleh pemerintah Spanyol.