Dunia

Senat Prancis ajukan RUU larangan pemakaian jilbab di sekolah

RUU itu melarang para ibu mengenakan jilbab saat mengantarkan anak-anaknya ke sekolah

Maria Elisa Hospita   | 17.05.2019
Senat Prancis ajukan RUU larangan pemakaian jilbab di sekolah Ilustrasi: Pelajar Muslim. (Foto file - Anadolu Agency)

Ankara

Yusuf Ozcan

PARIS

Majelis Tinggi Parlemen Prancis atau Senat pada Kamis mengadopsi RUU yang melarang para ibu mengenakan jilbab saat mengantarkan anak-anaknya ke sekolah.

RUU itu dipaparkan oleh Partai Republik yang konservatif.

Sebanyak 186 senator menyetujui RUU tersebut, sementara 100 tak setuju, dan 159 lainnya memilih abstain.

Pada tahap selanjutnya, RUU tersebut harus disetujui oleh Majelis Rendah Parlemen.

"RUU ini bertentangan dengan keputusan Dewan Negara dan akan menciptakan banyak masalah," tegas Menteri Pendidikan Prancis Jean-Michel Blanquer.

Namun, Blanquer juga mengatakan bahwa dia menghormati orang-orang yang mendukung RUU tersebut.

Dia menambahkan bahwa dia akan melakukan semua yang dia bisa untuk mencegah orang tua mengenakan simbol agama di sekolah.

Sementara itu, Mohammed Moussaoui, presiden Union of Mosques Prancis, menyebut RUU ini menentang kebebasan beragama.

Moussaoui mendesak anggota parlemen untuk menolak RUU tersebut dan memastikan perlakuan yang sama terhadap warga negara dari semua agama. 

*Dilara Hamit turut melaporkan dari Ankara

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). . Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın