Hayati Nupus
23 April 2019•Update: 23 April 2019
Ekip
RIYADH
Arab Saudi menahan 13 warga negara dengan tuduhan berencana menggelar "aksi teroris" di kerajaan itu.
Dalam pernyataan Senin, Badan Keamanan Negara Saudi mengatakan penangkapan itu dilakukan beberapa jam setelah orang-orang bersenjata menyerang kantor polisi di ibu kota Riyadh.
Menurut agen keamanan, pelaku serangan itu adalah kelompok teroris Daesh.
Pada Minggu, empat orang pelaku penyerangan tewas–dan tiga polisi terluka–dalam serangan gagal di kantor polisi di utara Distrik Riyadh.
Hari berikutnya, Daesh mengaku bertanggung jawab atas serangan gagal itu.
Dalam video yang diunggah kantor berita Amaq terkait Daesh, kelompok teroris terkenal itu mengatakan serangan itu dilakukan “sebagai pembalasan atas kaum Muslim yang dipenjara di kerajaan [Saudi}, Suriah dan Irak".
Menurut otoritas Saudi, pelaku penyerangan Minggu berusaha untuk menyerbu kantor polisi sebelum ditembak mati oleh pasukan keamanan.
Juli lalu, Daesh mengaku bertanggung jawab atas serangan terhadap pos pemeriksaan keamanan di wilayah tengah Al-Qassim, Arab Saudi, yang menewaskan seorang polisi dan 1 warga asing.