Rhany Chairunissa Rufinaldo
09 Mei 2019•Update: 10 Mei 2019
Elena Teslova
MOSKOW
Juru bicara kementerian luar negeri Rusia Maria Zakharova mengatakan negara-negara di dunia harus mengerahkan upaya maksimal untuk menjamin keamanan bagi para jurnalis.
"Semua negara memiliki kewajiban untuk memastikan keselamatan jurnalis dan setiap negara harus melakukan upaya maksimal untuk melaksanakan kewajiban ini," kata Zakharova, kepada Anadolu Agency pada Rabu, menyusul serangan Israel terhadap gedung kantor berita itu di Gaza di Palestina akhir pekan lalu.
Menanggapi situasi di Suriah baru-baru ini, Zakharova mengatakan bahwa 30 prajurit Suriah tewas di provinsi barat laut Idlib pekan lalu dalam serangkaian serangan teroris yang dilakukan oleh gerilyawan Front Al-Nusra.
Menurut Zakharova, Idlib dan wilayah timur Sungai Eufrat menghadapi situasi yang paling menantang di Suriah.
Di Idlib, menurut dia, gerilyawan terus melakukan penembakan keras terhadap wilayah tetangga dan mengumpulkan pasukan di provinsi Hama dan Aleppo yang bertujuan melancarkan serangan terhadap tentara Suriah.
"Ratusan orang turun ke jalan dalam sebuah protes atas kondisi keamanan yang memburuk dan kenaikan harga pangan yang tajam. Selama pembubaran para demonstran, tiga orang tewas dan beberapa lainnya terluka," ujar Zakharova.
Dia juga mengatakan bahwa dua warga Suriah, Ahmad Hamiz dan Zeydan Tabi, telah dibebaskan dari penjara Israel dengan perantara Moskow sebagai sebuah gerakan kemanusiaan yang berarti.
Suriah telah didera perang saudara sejak awal 2011, ketika rezim Bashar al-Assad menyerang demonstrasi kelompok pro-demokrasi.
Sejak itu, ratusan ribu orang telah terbunuh dan lebih dari 10 juta lainnya mengungsi.