Dunia

Rusia: AS ganti pasukannya di Suriah dengan tentara bayaran

Washington telah mengirim lebih dari 4.000 tentara bayaran sehubungan dengan rencana pengurangan pasukannya, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia

Rhany Chairunissa Rufinaldo   | 18.07.2019
Rusia: AS ganti pasukannya di Suriah dengan tentara bayaran Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova. (Foto file - Anadolu Agency)

Moskova

Elena Teslova

MOSKOW

Komando Sentral Amerika Serikat mengganti sejumlah pasukan regulernya di Suriah dengan tentara dari perusahaan militer swasta (PMC), kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova pada konferensi pers di Moskow.

"Jumlah personel PMC di Suriah melebihi 4.000. Perlu dicatat bahwa pada paruh kedua Juni saja, 540 orang telah tiba di negara itu, termasuk 70 komandan dan instruktur. Pengangkutan tentara bayaran dilakukan dengan mobil dalam kelompok 12-16 orang," ujar Zakharova.

Menurut dia, tugas utama PMC adalah melatih para militan yang setia kepada AS dan melindungi situs-situs minyak.

Suriah dirundung konflik sejak 2011, ketika rezim Bashar al-Assad menyerang kelompok pro-demokrasi dengan brutal.

Sejak itu, menurut PBB, ratusan ribu orang tewas dan lebih dari 10 juta orang mengungsi.

Dalam kesempatan yang sama, Zakharova juga berbicara soal situasi di Afghanistan.

"Kami yakin bahwa kombinasi dari keberhasilan dua mekanisme konsultatif ini bersama dengan promosi negosiasi antara Amerika Serikat dan gerakan Taliban tidak diragukan lagi akan berkontribusi pada solusi masalah Afghanistan," tambah Zakharova.

Konflik di Afghanistan telah berlangsung selama 18 tahun, mengakibatkan ribuan nyawa melayang dan jutaan lainnya terpaksa mengungsi dari rumah mereka.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). . Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.