Muhammad Abdullah Azzam
27 September 2019•Update: 27 September 2019
Adham Kako
ANKARA
Jaringan Hak Asasi Manusia Suriah (SNHR) mengungkapkan rezim Suriah Bashar al-Assad menculik paksa lima warga sipil yang kembali ke negara itu meski rezim telah mengumumkan pihaknya sudah merilis kebijakan memaafkan kepada umum.
Menurut pernyataan tertulis dari SNHR, pasukan rezim Assad kemarin menangkap lima warga Suriah yang kembali ke negaranya melalui Turki.
Warga sipil tersebut ditahan setelah melewati Gerbang Perbatasan Kesep, wilayah Suriah yang berada di bawah kendali rezim dan terletak di di seberang Gerbang Perbatasan Yayladağı, Provinsi Hatay, Turki.
Tidak diketahui nasib lima warga yang dibawa ke tempat yang belum terdeteksi itu.
Warga sipil mulai kembali ke wilayah Suriah untuk mencapai kesepakatan tentang status hukum mereka.
Rezim Assad mengumumkan pemberian amnesti umum yang mencakup beberapa perkara kejahatan warganya sebelum tanggal 14 September 2019.
Menurut sumber oposisi Suriah, setidaknya ada 500 ribu orang masih ditahan di penjara-penjara rezim.