Megiza Soeharto Asmail
02 Maret 2018•Update: 04 Maret 2018
Said İbicioglu
ISTANBUL
Serangan yang dilakukan oleh rezim Assad dan pendukungnya di Ghouta Timur telah membunuh 674 warga sipil dalam 12 hari terakhir, menurut sebuah kelompok pertahanan sipil pada hari Jumat.
Dalam sebuah laporan, White Helmets mengatakan bahwa jumlah korban tersebut dilakukan rezim sejak 19 Februari lalu hingga hari ini.
Ghouta Timur dikepung selama lima tahun terakhir dan akses kemanusiaan ke daerah tersebut, yang merupakan rumah bagi 400 ribu orang, telah benar-benar terputus.
Dalam delapan bulan terakhir, pasukan rezim Assad telah mengintensifkan pengepungan Ghouta Timur, sehingga hampir tidak mungkin suplai makanan atau obat-obatan masuk ke distrik tersebut. Hal itu menyebabkan ribuan pasien memerlukan perawatan.
Suriah telah terkunci dalam konflik yang menghancurkan sejak awal tahun 2011 ketika rezim tersebut menindak demonstran dengan keganasan yang tak terduga.
Menurut pejabat PBB, ratusan ribu orang terbunuh dalam konflik yang terjadi hingga saat ini.