Maria Elisa Hospita
07 Mei 2019•Update: 08 Mei 2019
Michael Hernandez
WASHINGTON
Konferensi Satelit 2019 dimulai pada Senin di Washington dan diperkirakan lebih dari 15.000 peserta menghadiri pertemuan empat hari itu.
Perusahaan-perusahaan Turki, termasuk Turkstat, Tusas, Aselsan dan Profen, turut hadir di antara 340 peserta pameran yang akan memamerkan barang-barang mutakhir mereka.
Vecdi Gonul, ketua Dewan Eksekutif Turksat, mengatakan teknologi mulai berkembang pesat karena dunia digital, tetapi menekankan bahwa teknologi satelit berkembang jauh lebih cepat dibandingkan bidang lainnya.
"Sangat penting untuk mengangkat nama Turki di sektor ini," kata Gonul kepada Anadolu Agency, merujuk pada teknologi satelit.
Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence, dalam pidatonya pada Senin, memperingatkan ancaman dan bahaya yang ditimbulkan oleh musuh AS terhadap sistem satelit integral.
"Rusia, China, Korea Utara, bahkan Iran telah memproduksi senjata untuk mengacaukan dan menonaktifkan satelit navigasi dan komunikasi kami melalui serangan elektronik dari darat," ungkap Pence.
Administrator NASA Jim Bridenstine diperkirakan akan menghadiri konferensi pada Rabu.
*Servet Gunerigok turut berkontribusi dalam laporan ini