Gozde Bayar, Dmitri Chirciu
22 Agustus 2022•Update: 27 Agustus 2022
ANKARA
Putri ilmuwan politik Rusia dan sekutu Presiden Vladimir Putin tewas dalam ledakan mobil di daerah pinggiran Moskow pada Sabtu malam, kata pihak berwenang dan media pemerintah.
Mobil Darya Dugina, putri Alexander Dugin, meledak di jalan raya Mozhayskoye sekitar pukul 21:45 waktu setempat.
Laporan awal mengatakan dia meninggal saat kejadian, dan laporan intelijen mengklaim bahwa ayahnya, yang digambarkan sebagai "otak Putin," diyakini sebagai target.
Dalam sebuah pernyataan, Komite Investigasi Rusia mengatakan: "Kejahatan itu direncanakan sebelumnya dan dilakukan atas perintah, menurut informasi yang diterima."
Investigasi kriminal telah diluncurkan untuk menelusuri insiden tersebut.
Lahir pada tahun 1992, Dugina, seperti ayahnya, aktif dalam jurnalisme, filsafat, dan ilmu politik.
Sementara itu, Ukraina menepis tuduhan keterlibatannya dalam ledakan tersebut.
"Saya menekankan bahwa Ukraina, tentu saja, tidak ada hubungannya dengan [serangan] ini, karena kami bukan negara kriminal," kata penasihat senior presiden Ukraina Mykhailo Podolyak kepada saluran televisi ICTV.