dunia

Putra mahkota Saudi kunjungi Pakistan pekan ini

Mohammed bin Salman diperkirakan akan mengumumkan investasi senilai USD10 miliar dan sejumlah kesepakatan dagang

Maria Elisa Hospita  | 12.02.2019
Putra mahkota Saudi kunjungi Pakistan pekan ini Putra Mahkota Arab Saudi Mohammad bin Salman. (Foto file - Anadolu Agency)

İslamabad

Aamir Latif

KARACHI, Pakistan 

Putra Mahkota Arab Saudi Mohammad bin Salman (MbS) akan melakukan kunjungan perdananya ke Pakistan pekan ini untuk menandatangani beberapa kesepakatan perdagangan dan investasi senilai lebih dari USD10 miliar.

Meski Kementerian Luar Negeri Saudi belum secara resmi mengumumkan jadwal kunjungan, tetapi Duta Besar Saudi untuk Pakistan Nawaf Bin Saeed Al-Malki akhir bulan lalu mengungkapkan bahwa MbS akan tiba di Islamabad pada 16 Februari untuk kunjungan dua hari.

Dawn News menyebutkan lima truk penuh dengan fasilitas pribadi MbS, termasuk peralatan olahraga dan perabotan, telah sampai di Islamabad bahkan sebelum MbS sampai di sana.

Agenda utama kunjungan MbS adalah untuk meneken perjanjian pembangunan kilang minyak di Kota Gwadar, yang merupakan rute utama Koridor Ekonomi China-Pakistan (CPEC) bernilai miliaran dolar.

Perjanjian tersebut adalah bagian dari investasi Saudi senilai USD10 miliar di Pakistan untuk membantu Islamabad yang tengah menghadapi krisis.

Menurut Haroon Sharif, ketua Dewan Investasi Pakistan, Riyadh menaruh minat besar pada kilang minyak, petrokimia, energi terbarukan, dan sektor pertambangan Pakistan.

September lalu, Pakistan secara resmi mengundang Arab Saudi untuk bergabung dengan CPEC sebagai "mitra strategis ketiga," namun China menentang ide itu, sehingga Saudi pun batal bergabung.

Meskipun begitu, Riyadh setuju untuk berinvestasi dalam proyek-proyek terkait CPEC. Mereka telah mengumumkan pembiayaan tiga proyek CPEC di barat laut Provinsi Khyber Pakhtunkhwa dan Kashmir yang dikelola Pakistan.

CPEC yang ditandatangani pada 2014 berupaya untuk menghubungkan Provinsi Xinxiang, China, dengan Pelabuhan Gwadar melalui jalan raya, kereta api dan jaringan pipa untuk mengangkut kargo, minyak, dan gas.

Menurut para ahli, Arab Saudi mengekspor sebagian besar minyak melalui pelabuhan baratnya di Laut Merah.

"Investasi ini akan membantu Pakistan dalam dua cara," ujar pakar ekonomi Muzzammil Aslam, kepada Anadolu Agency.

"Pertama, itu akan meningkatkan cadangan devisa negara. Kedua, investasi tersebut akan membawa Islamabad ke posisi yang lebih baik sehubungan dengan perundingannya dengan IMF [Dana Moneter Internasional]," kata dia lagi.

Karena bergulat dengan defisit neraca berjalan USD18 miliar yang sangat besar, Pakistan sudah meminta bantuan IMF untuk menangani masalah itu.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). . Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
@ilgilikonular
Bu haberi paylaşın