Hayatı Nupus
28 Desember 2019•Update: 29 Desember 2019
Elena Teslova
MOSCOW
Presiden Rusia Vladimir Putin menggelar pertemuan kerja dengan Dewan Keamanan negara pada Jumat untuk membahas situasi di Libya dan Suriah.
“Membahas situasi di Libya, para peserta mendukung upaya internasional untuk mencari solusi atas situasi negara tersebut,” ujar biro pers Kremlin dalam keterangannya.
Pernyataan itu juga menyebutkan bahwa anggota Dewan Keamanan berdiskusi soal situasi di barat laut Provinsi Idlib, Suriah, yang berada dalam zona de-eskalasi yang diatur dalam kesepakatan antara Turki dan Rusia pada akhir 2018.
Suriah dilanda perang saudara yang ganas sejak awal 2011, ketika rezim Bashar al-Assad menindak pengunjuk rasa pro-demokrasi.
Sejak itu, ratusan ribu orang tewas dan lebih dari 10 juta lainnya mengungsi, menurut PBB.
Idlib merupakan zona de-eskalasi yang diatur dalam kesepakatan antara Turki dan Rusia pada akhir 2018.
Meski begitu, rezim Suriah dan sekutu-sekutunya melanggar ketentuan gencatan senjata itu secara konsisten.
Mereka kerap melancarkan serangan ke wilayah tersebut.
Saat ini, zona de-eskalasi menjadi rumah bagi sekitar 4 juta warga sipil, termasuk ratusan ribu pengungsi.