12 Juli 2018•Update: 13 Juli 2018
lkay Guder dan Serife Cetin
BRUSSELS
Presiden Recep Tayyip Erdogan menghadiri upacara pembukaan KTT NATO di Brussels pada Rabu.
Pertemuan selama dua hari ini dimulai dengan kehadiran 29 kepala negara dan pemerintahan untuk membuat keputusan penting tentang kebijakan NATO kedepan.
Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg melakukan upacara penyambutan untuk para pemimpin di pintu masuk Markas Besar NATO.
Setelah upacara, 29 kepala negara dan pemerintahan NATO juga mengunjungi pameran sejarah bersama Stoltenberg.
KTT ini dirancang untuk menyesuaikan langkah NATO dengan ancaman keamanan saat ini, serta bertukar pandangan tentang ancaman keamanan Euro-Atlantik, kata kepresidenan Turki dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa.
Peningkatan hubungan antara NATO dengan Georgia dan Ukraina juga turut dibahas.
Pertemuan ini juga diharapkan membahas ketegangan antara Uni Eropa dan AS, pemindahan Kedutaan Besar AS ke Yerusalem, nuklir Iran, dan perjanjian iklim.
NATO juga diharapkan menegaskan dukungannya kepada Afghanistan.
KTT ini juga akan menegaskan "kebijakan pintu terbuka" NATO di kawasan Euro-Atlantik untuk perdamaian dan stabilitas.
Erdogan dijadwalkan mengadakan pertemuan bilateral dengan sejumlah kepala negara di sela-sela pertemuan.
KTT ini juga akan membahas enam topik utama - termasuk memperkuat pertahanan, kontra-terorisme dan stabilitas keamanan, kerja sama dengan Uni Eropa, modernisasi NATO, pembagian peran dan tanggung jawab, serta aliansi transatlantik.