Burak Bir
06 Mei 2022•Update: 07 Mei 2022
ANKARA
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Prancis Emmanuel Macron pada Kamis membahas isu perang Rusia-Ukraina, perkembangan regional serta hubungan bilateral, kata Direktorat Komunikasi Turki dalam sebuah pernyataan.
Hubungan Turki-Prancis "sangat penting", kata presiden Turki, sambil menambahkan bahwa Ankara melanjutkan upayanya untuk mengakhiri perang Rusia-Ukraina melalui diplomasi.
Sebagai sekutu NATO, Turki memiliki hubungan baik dengan Ukraina dan Rusia dan telah menawarkan untuk menjadi tuan rumah perundingan damai di tingkat para pemimpin untuk gencatan senjata permanen.
Negosiasi tingkat delegasi, yang memiliki kemajuan yang berarti, diadakan di Istanbul pada 29 Maret.
Erdogan mengatakan pentingnya mendukung proses negosiasi antara Kiev dan Moskow.
Presiden Turki juga memberi selamat kepada Macron atas terpilihnya kembali, yang memenangkan masa jabatan kedua bulan lalu, dan berharap hasilnya akan bermanfaat bagi rakyat Prancis.