Diyar Guldogan
15 Maret 2023•Update: 16 Maret 2023
ANKARA
Direktorat Komunikasi Turkiye pada Rabu menyatakan Presiden Finlandia Sauli Niinisto akan berkunjung ke Turkiye pada tanggal 16-17 Maret.
Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan akan bertemu dengan Niinisto di Istanbul pada Jumat, kata direktorat pada sebuah pernyataan.
Para pemimpin akan membahas semua aspek hubungan bilateral, dan langkah-langkah yang dapat diambil untuk meningkatkan kerja sama.
Mereka juga akan bertukar pandangan tentang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Madrid NATO tahun lalu, tawaran keanggotaan NATO Finlandia, hubungan Turkiye-Uni Eropa, dan masalah regional dan internasional.
Turkiye, Finlandia dan Swedia pada Juni lalu menandatangani sebuah memorandum pada pertemuan puncak NATO di Madrid untuk mengatasi masalah keamanan yang sah, membuka jalan bagi keanggotaan mereka dalam aliansi tersebut.
Memorandum tersebut membahas keprihatinan Turkiye terhadap ekspor senjata dan perang melawan terorisme.
Hanya Hongaria dan Turkiye yang belum meratifikasi permintaan Swedia dan Finlandia untuk dimasukkan ke dalam NATO.
Untuk menyetujui tawaran keanggotaan NATO mereka, Ankara menuntut kedua negara Nordik mengambil tindakan nyata untuk memerangi kelompok teroris PKK dan Organisasi Teroris Fetullah (FETO).
Kedua kelompok tersebut berada di balik kudeta yang dikalahkan tahun 2016 di Turkiye. Namun, Turkiye menganggap Swedia tidak banyak melakukan sesuatu untuk mendapatkan persetujuan Turkiye.