Rhany Chairunissa Rufinaldo
11 Juli 2019•Update: 11 Juli 2019
Fatih Hafiz Mehmet
ANKARA
Kantor statistik Uni Eropa pada Rabu mengungkapkan bahwa populasi blok itu mencapai 513,5 juta pada 1 Januari 2019.
Populasi Uni Eropa meningkat 1,1 juta dari 512,4 juta pada 1 Januari 2018, kata Eurostat dalam sebuah pernyataan.
Selama 2018, tercatat lebih banyak kematian - 5,3 juta jiwa - daripada kelahiran - 5 juta jiwa - di 28 negara anggota Uni Eropa.
"Perubahan alami populasi Uni Eropa negatif untuk tahun kedua berturut-turut. Perubahan populasi (positif, dengan 1,1 juta lebih banyak penduduk) adalah karena migrasi," kata badan statistik Eropa itu.
Dalam pernyataan lain, yang juga dirilis oleh Eurostat pada Rabu, mengatakan bahwa populasi Uni Eropa akan berkurang hampir 4 persen atau 20 juta jiwa selama perode 1 Januari 2018 hingga 1 Januari 2100.
"Setelah peningkatan stabil selama bertahun-tahun, populasi Uni Eropa diproyeksikan akan mencapai puncaknya pada 525 juta jiwa pada 2044 dan kemudian akan terus menurun," tambah pernyataan itu.