Nani Afrida
27 Februari 2019•Update: 27 Februari 2019
Servet Gunerigok
WASHINGTON
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo meminta India dan Pakistan untuk saling menahan diri setelah jet India melancarkan serangan ke wilayah Khasmir yang dikelola Pakistan.
Dalam sebuah pernyataan pada Selasa, Departemen Luar Negeri AS mengatakan Pompeo berbicara secara terpisah dengan Menteri Luar Negeri India Sushma Swaraj dan Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mehmood Qureshi.
"Saya menyatakan kepada kedua menteri bahwa kami mendorong India dan Pakistan untuk saling menahan diri dan menghindari ketegangan dengan cara apa pun," kata Pompeo.
"Saya juga mendorong kedua menteri untuk memprioritaskan komunikasi langsung dan menghindari aktivitas militer lebih lanjut." tambahnya.
Jet-jet India masuk ke wilayah udara Pakistan Selasa pagi di tengah meningkatnya ketegangan tetapi "lolos" tanpa menimbulkan korban, menurut juru bicara militer Pakistan Asif Ghafoor.
Namun, India mengklaim bahwa angkatan udaranya menyerang "kamp pelatihan terbesar Jaish-e-Mohammed" di Balakot, Pakistan dan menewaskan "beberapa teroris".
Ketegangan antara kedua negara telah meningkat sejak 14 Februari ketika sebuah bom bunuh diri yang diklaim oleh Jaish-e-Mohammed menyerang konvoi tentara dan menewaskan sedikitnya 44 pasukan paramiliter India dalam satu serangan paling mematikan terhadap pasukan India di Jammu dan Kashmir dalam tiga dekade.
New Delhi menyalahkan Pakistan atas serangan itu, sementara Islamabad membantah semua tuduhan