Merve Aydogan
09 Oktober 2025•Update: 09 Oktober 2025
HAMILTON, Kanada
Perdana Menteri Kanada Mark Carney pada Rabu mengecam serangan yang dipicu Islamofobia terhadap seorang pria Muslim di Toronto utara.
"Serangan terhadap seorang pria Muslim di Markham akhir bulan lalu sungguh mengerikan," kata Carney di platform perusahaan media sosial AS, X.
Menekankan bahwa "tindakan kekerasan dan Islamofobia tidak memiliki tempat di Kanada. Pihak berwenang mendapat dukungan penuh dari saya agar membawa pelakunya ke pengadilan," ujar dia.
Pada akhir September, seorang pria berusia 54 tahun yang bekerja sebagai auditor malam di sebuah hotel di Markham, Toronto ditanya tentang latar belakang etnis dan agamanya oleh dua orang.
Salah satu pelanggan meninggalkan hotel tetapi kemudian kembali dan diduga menyerang pekerja hotel tersebut, yang mengaku sebagai seorang Muslim.
Akibat serangan tersebut, pria itu mengalami luka-luka parah yang mengubah hidupnya.
"Unit Pencegahan Kejahatan Kebencian telah mendakwa seorang pria Toronto setelah melakukan penyerangan bermotif kebencian dan kekerasan terhadap seorang karyawan hotel di Kota Markham," kata polisi setempat dalam sebuah pernyataan.
Polisi mengungkapkan nama tersangka adalah Geethansan Sriranjan, pria berusia 31 tahun, yang "mengatakan kepada korban bahwa dia akan membunuhnya dan mengejarnya ke sebuah ruangan, di mana dia diserang dengan kejam."
Perdana Menteri Ontario Doug Ford juga mengecam serangan kejam tersebut, dan menyebutnya itu merupakan tindakan yang "sama sekali tidak dapat diterima."
"Pemerintah kami mendukung komunitas Muslim Ontario dan akan selalu melawan Islamofobia dalam segala bentuknya," pungkasnya di X.