Rhany Chairunissa Rufinaldo
21 Januari 2019•Update: 22 Januari 2019
Nour Abu Aisha
GAZA, Palestina
Kunjungan kepala politik Hamas Ismail Haniyeh ke Rusia ditunda hingga April atau Mei, kata kelompok perlawanan Palestina itu, Senin.
Haniyeh sebelumnya dijadwalkan untuk mengunjungi Moskow pada 15 Januari untuk melakukan pembicaraan dengan para pejabat Rusia.
"Hubungan dengan Rusia semakin maju," kata juru bicara Hamas Taher al-Nunu dalam sebuah wawancara dengan harian Al-Resalah, media yang berfiliasi dengan Hamas.
Dia mengatakan Haniyeh baru-baru ini melakukan pembicaraan melalu telepon dengan utusan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk Timur Tengah, Mikhail Bogdanov, di mana mereka membahas hubungan bilateral, perkembangan Palestina dan masalah regional.
Pekan lalu, Hamas mengatakan bahwa Haniyeh telah menerima panggilan telepon dari Bogdanov untuk membahas perkembangan terbaru Palestina.
Pernyataan sebelumnya oleh Hamas mengungkapkan bahwa kunjungan Haniyeh ditunda karena jadwal Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov yang padat.