Aylin Dal,İsmet Karakaş
22 Juni 2021•Update: 23 Juni 2021
ANKARA
Mahkamah Konstitusi Turki pada Senin menerima dengan suara bulat dakwaan yang menuntut penutupan Partai Rakyat Demokratik (HDP) dari kubu oposisi karena diduga mendukung dan melindungi kelompok teroris PKK.
Bekir Sahin, kepala jaksa penuntut umum dari Mahkamah Agung Banding, telah mengajukan kembali dakwaan awal bulan ini setelah pengadilan mengembalikan dakwaan sebelumnya karena rincian yang hilang.
Dakwaan itu menyebut HDP sebagai “partai tidak demokratis” yang bekerja sama dengan kelompok teroris PKK dan berusaha menghancurkan persatuan negara.
Surat dakwaan juga meminta larangan aktivitas politik terhadap hampir 500 anggota partai tersebut dan pembekuan rekening bank partai.
Pelapor yang ditugaskan oleh pengadilan akan mengumpulkan informasi dan dokumen yang terkait kasus tersebut dan menyiapkan laporan penelusuran.
Mahkamah Konstitusi Turki yang beranggotakan 15 orang itu akan memberikan putusannya setelah laporan diserahkan.
Dalam lebih dari 35 tahun kampanye terornya melawan Turki, PKK -- yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, AS, dan Uni Eropa -- bertanggung jawab atas kematian sedikitnya 40.000 orang, termasuk perempuan, anak-anak, dan bayi.