Rhany Chairunissa Rufinaldo
04 Agustus 2020•Update: 04 Agustus 2020
Abdelraouf Arna'out
YERUSALEM
Pengadilan Israel pada Selasa memerintahkan pembebasan Gubernur Yerusalem Adnan Ghaith setelah penahanan selama dua minggu.
Dia ditangkap oleh pasukan Israel pada 19 Juli setelah penggerebekan di rumahnya di Yerusalem dengan tuduhan yang tidak jelas hingga saat ini.
Menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh kantor gubernur, Ghaith akan dibebaskan dengan syarat dia tidak akan berkomunikasi dengan pejabat Intelijen Palestina di Yerusalem, Jihad al-Faqih, atau dengan pemimpin kelompok Fatah di al-Eizariya, Sami Abu Ghalia.
Otoritas Israel telah meningkatkan tindakan keras mereka terhadap kegiatan warga dan tokoh-tokoh Palestina di Yerusalem dalam beberapa bulan terakhir.
Hukum internasional terus memandang Yerusalem Timur, bersama dengan seluruh Tepi Barat, sebagai "wilayah pendudukan" dan menganggap semua pembangunan pemukiman Yahudi di sana sebagai ilegal.
* Ahmed Asmar berkontribusi pada berita ini dari Ankara