Maria Elisa Hospita
14 Februari 2018•Update: 14 Februari 2018
Ilkay Guder
ANKARA
Presiden Recep Tayyip Erdogan dan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz berdiskusi lewat telepon soal hubungan bilateral dan masalah-masalah yang berkaitan dengan Suriah, pada Selasa malam, kata sumber dari kantor kepresidenan.
Erdogan juga membahas Operasi Ranting Zaitun yang sedang berlangsung di Afrin, Suriah, melawan teroris PYD/PKK dan Daesh.
Operasi yang dilancarkan pada 20 Januari, didukung oleh orang-orang Arab, Kurdi, dan Turkmen, yang dipaksa kelompok teroris untuk meninggalkan Afrin.
Erdogan dan Salman menekankan perihal integritas teritorial Suriah dan pentingnya solusi politik bagi krisis Suriah, sekaligus pentingnya kerja sama dalam mengatasi masalah ini.
Raja Saudi menyatakan dukungannya untuk perundingan Jenewa dan upaya internasional untuk Suriah, sementara Presiden Erdogan mengatakan bahwa proses Astana dan Kongres Sochi merupakan bagian penting dari perundingan damai tersebut.
Turki dan Arab Saudi juga kembali menegaskan tekad mereka untuk meningkatkan hubungan bilateral.
Selama diskusi tersebut, kunjungan Perdana Menteri Turki Binali Yildirim ke Arab Saudi pada Desember 2017 juga dibahas.
Kedua pemimpin negara sepakat bahwa kunjungan Pangeran Mahkota Saudi Mohamed bin Salman ke Turki yang akan datang akan berdampak penting terhadap isu-isu regional maupun bilateral.