Maria Elisa Hospita
10 Januari 2019•Update: 10 Januari 2019
Godfrey Olukya
ARU, Republik Demokratik Kongo
Pemimpin partai oposisi terbesar di Republik Demokratik Kongo (DRC), Felix Tshisekedi, dinyatakan sebagai pemenang pemilihan presiden 30 Desember.
Pada Kamis pagi, Kepala Komisi Pemilihan Umum Independen (CENI) DRC Corneille Nangaa mengumumkan hasil sementara bahwa Felix Tshisekedi unggul dengan perolehan suara 38,57 persen.
Radio PBB di DRC melaporkan bahwa berdasarkan hasil sementara yang diterbitkan oleh CENI, tingkat partisipasi pemilu adalah 47,6 persen, dengan sekitar 18.280.820 suara sah.
Martin Fayulu berada di posisi kedua dengan 6.366.732 suara (35,2 persen). Kemudian, di posisi ketiga, Emmanuel Ramazani Shadary meraup 4.357.359 suara (23,8 persen).
Menurut CENI, hasil akhir pemilu harus diumumkan oleh Mahkamah Konstitusi pada 15 Januari, dan upacara pengambilan sumpah presiden baru pada 18 Januari.
Sebanyak 21 kandidat bersaing memperebutkan kursi kepresidenan.
Pemilihan presiden seharusnya digelar pada 2016, tetapi Pesiden Joseph Kabila menundanya karena kebanyakan orang, terutama anak-anak muda, belum terdaftar.