Abdullah Tevge
16 Maret 2022•Update: 17 Maret 2022
LVIV, Ukraina
Pejuang asing dari Belarusia berangkat pada Rabu dalam perjalanan mereka ke ibukota Ukraina Kyiv.
Mereka berangkat dari kota Lviv untuk berperang dalam perang yang sedang berlangsung melawan Rusia.
"Kami akan berjuang untuk kemerdekaan Ukraina. Karena, kami tahu betul bahwa jika Ukraina tidak merdeka, Belarusia tidak akan merdeka di masa depan," kata Pavel Kulazhanka, yang memimpin kelompok itu.
Kulazhanka menekankan bahwa, tidak seperti Presiden Belarusia Aleksander Lukashenko, mereka akan mendukung Ukraina.
Mengenakan seragam dan senjata mereka, 20 pejuang yang datang ke stasiun kereta api di Lviv mengatakan mereka siap untuk memenuhi tugas yang akan diberikan tentara Ukraina kepada mereka.
Perang Rusia-Ukraina, yang dimulai pada 24 Februari, telah menarik kecaman internasional, menyebabkan sanksi keuangan di Moskow, dan mendorong eksodus perusahaan global dari Rusia.
Setidaknya 691 warga sipil telah tewas dan 1.143 terluka di Ukraina sejak awal perang.
Lebih dari 3 juta pengungsi telah melarikan diri ke negara-negara tetangga, menurut PBB.