Selen Temizer
10 April 2022•Update: 11 April 2022
BRUSSELS
Dua pejabat tinggi Uni Eropa (UE) pada Jumat mengunjungi ibu kota Ukraina, Kyiv dan kota Bucha.
Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen menyatakan di Twitter bahwa dia berada di Bucha bersama dengan kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Josep Borrell.
"Penting untuk memulai kunjungan saya di Bucha. Karena di Bucha kemanusiaan kami hancur. Pesan saya kepada rakyat Ukraina: Mereka yang bertanggung jawab atas kekejaman akan dibawa ke pengadilan. Perjuangan Anda adalah perjuangan kami. Saya di Kyiv hari ini untuk memberi tahu Anda bahwa Eropa ada di pihak Anda," kata Von der Leyen di Twitter.
Borrell juga menyatakan bahwa dia bersama Perdana Menteri Ukraina Denys Shmyhal selama kunjungannya.
"Kami menyaksikan gambar mengerikan di Bucha hari ini di mana penghancuran, kekejaman yang dilakukan oleh Rusia dan kerugian tak terhitung yang dibayarkan oleh rakyat Ukraina yang tidak bersalah. Kejahatan perang yang dilakukan Rusia di Bucha dan di tempat lain harus diselidiki dan dituntut," kata dia di Twitter.
Dia juga mengatakan Misi Penasihat Uni Eropa di Ukraina akan mendukung Jaksa Agung Ukraina dalam memberikan pelatihan dan peralatan untuk mendukung penyelidikan dan pengumpulan bukti.
"Saya juga meluncurkan proyek senilai EUR7,5 juta (USD8,16 juta) untuk mendukung pengumpulan data orang hilang," tambah Borell.
Presiden Rusia Vladimir Putin dan Moskow menghadapi kritik keras dari komunitas internasional setelah Ukraina menuduh pasukan Rusia melakukan "genosida" dan "kejahatan perang" di Bucha, sebuah kota dekat ibu kota Kyiv.
Rusia telah menolak tuduhan itu sebagai "serangan berita palsu," dengan alasan bahwa gambar-gambar yang telah menarik kemarahan global direkayasa setelah pasukan Rusia mundur dari kota itu.