Maria Elisa Hospita
05 Mei 2020•Update: 05 Mei 2020
Haydar Karaalp
BAGHDAD
Parlemen Irak akan mengadakan pemungutan suara memilih anggota kabinet Perdana Menteri Mustafa al-Kadhimi.
"Pemungutan suara untuk kabinet baru akan digelar pada Rabu pukul 21.00 waktu setempat (1800GMT)," kata kantor pers parlemen dalam sebuah pernyataan.
Menurut Ketua Parlemen Mohamed Al-Halbousi, susunan kabinet al-Kadhimi akan terdiri dari 12 menteri dari golongan Syiah, enam dari Sunni, dan tiga dari Kurdi.
Pada 9 April, Presiden Barham Salih menunjuk al-Kadhimi, yang merupakan mantan direktur Badan Intelijen Nasional Irak, sebagai perdana menteri.
Menurut Konstitusi Irak, Al-Kadhimi diharuskan membentuk pemerintahan dalam kurun waktu satu bulan.
Irak telah diguncang oleh gelombang protes massal sejak awal Oktober, yang memaksa Perdana Menteri Adil Abdul-Mahdi mengundurkan diri.
Sedikitnya 496 warga Irak tewas dan 17.000 lainnya luka-luka dalam aksi protes.
*Ditulis oleh Jeyhun Aliyev di Ankara