Islamuddin Sajid, Riyaz ul Khaliq
18 Januari 2024•Update: 22 Januari 2024
ISLAMABAD
Pakistan pada Kamis mengatakan pihaknya menyerang “tempat persembunyian teroris” di Iran, kurang dari dua hari setelah Teheran melancarkan serangan udara yang disebut Islamabad sebagai pelanggaran terhadap wilayah udaranya.
“Pagi ini Pakistan melancarkan serangkaian serangan militer presisi yang sangat terkoordinasi dan ditargetkan secara khusus terhadap tempat persembunyian teroris di provinsi Siestan-Baluchistan, Iran,” kata Kementerian Luar Negeri Pakistan dalam sebuah pernyataan.
Menurut sumber militer Pakistan, pesawat dan drone terbang sekitar 12 mildi wilayah Iran untuk menyerang tempat persembunyian teroris.
Sejumlah teroris terbunuh dalam operasi berbasis Intelijen – dengan nama sandi Marg Bar Sarmachar (Kematian bagi Sarmachar), tambah kementerian itu.
Pernyataan itu muncul setelah Anadolu melaporkan bahwa Pakistan menyerang kelompok militan Tentara Pembebasan Balochistan di tenggara Iran.
Sebelumnya Pakistan mengutuk Iran karena melanggar wilayah udaranya dan melakukan serangan udara, menewaskan dua anak dan melukai tiga lainnya di provinsi Balochistan.
Mereka juga menarik duta besarnya dan menangguhkan kunjungan tingkat tinggi ke Teheran.
Islamabad pada Kamis mengatakan bahwa pihaknya “secara konsisten menyampaikan keprihatinan serius mengenai tempat berlindung dan tempat perlindungan teroris asal Pakistan yang menyebut diri mereka Sarmachar di “ruangan tak terkendali di Iran.”