Umar Idrıs
13 Februari 2020•Update: 14 Februari 2020
Alyssa McMurtry
OVIEDO, Spain
Mobile World Congress (MWC) secara resmi dibatalkan sebagai respon atas banyaknya perusahaan terkemuka dunia yang batal berpartisipasi dalam acara tersebut karena khawatir tertular virus korona.
“Dengan memperhatikan lingkungan yang aman dan sehat di Barcelona dan negara tuan rumah saat ini, organisasi provider telekomunikasi mobile atau GSMA, membatalkan MWC Barcelona 2020 karena khawatir dengan wabah virus korona, masalah perjalanan, dan keadaan lainnya, membuat GSMA tidak mungkin mengadakan acara tersebut,” kata CEO GSMA John Hoffman dalam sebuah pernyataan, Rabu malam.
GSMA adalah penyelenggara acara yang dijadwalkan berjalan di ibukota Catalan selama tiga hari mulai 24 Februari. Mobile World Congress dikenal sebagai salah satu acara teknologi telekomunikasi tahunan paling populer, tempat perusahaan teknologi berkumpul untuk memamerkan inovasi terbaru mereka yang terkait dengan ponsel.
GSMA mengadakan dua pertemuan darurat pada hari Rabu untuk memutuskan nasib acara 2020.
Pertemuan itu dipicu setelah BT -sebelumnya British Telecom- Nokia, Orange, Deutsche Telekom dan Vodafone mengonfirmasi mundur dari acara tersebut pada Rabu.
"Walaupun risiko potensial sulit diukur secara akurat pada tahap ini, kami telah mengambil keputusan ini karena kami mengutamakan keselamatan dan kesejahteraan karyawan, pelanggan, dan mitra kami," kata Vodafone dalam sebuah pernyataan, Rabu.
Sebanyak lebih dari 35 perusahaan teknologi telah membatalkan kehadiran mereka termasuk Facebook, Amazon, dan Sony.
Pada pekan lalu, GSMA mengumumkan langkah-langkah untuk meningkatkan keamanan acara, antara lain melarang wisatawan dari provinsi Hubei China dan mendeteksi suhu pengunjung. Namun langkah itu tidak cukup.
Menurut harian Spanyol El Pais, acara tersebut membawa sekitar € 492 juta (USD536 juta) ke kota Barcelona dan menciptakan sekitar 14.000 pekerjaan sementara.
Walikota Barcelona Ada Colau mengatakan kepada media Rabu pagi bahwa kota itu masih siap menjadi tuan rumah acara tersebut. "Otoritas sanitasi dan kesehatan mengatakan tidak ada alasan untuk khawatir," katanya.
Kemudian pada hari Rabu, otoritas kesehatan di Catalonia juga menekankan bahwa kota itu aman.
Sebelumnya Spanyol telah mengkonfirmasi dua kasus virus korona, keduanya tidak menularkan ke seluruh negeri.
Menurut sebuah laporan oleh perusahaan pemeringkat asal Amerika Serikat, Standard & Poor's Global Ratings pada hari Rabu, dampak virus ini dapat mengurangi pertumbuhan ekonomi Eropa sebesar 0,1% -0,2%.