Maria Elisa Hospita
03 Januari 2019•Update: 05 Januari 2019
BAGHDAD
Pasukan Amerika Serikat di Suriah akan meninggalkan negara itu melalui Irak utara.
"Pasukan akan mundur ke Erbil, bukan daerah yang dikendalikan oleh pemerintah pusat [Baghdad] Irak," ungkap seorang perwira militer Irak, Mayor Jenderal Yahya Rasul.
Menurut dia, pasukan AS dapat kembali ke negaranya atau daerah lain setelah sampai di Erbil.
Rasul mengatakan langkah itu tidak akan mengacaukan kedaulatan Irak.
Hingga saat ini, AS belum mengumumkan peta jalan untuk penarikan pasukan.
Pada Senin, Presiden Donald Trump menyebutkan bahwa AS akan memperlambat penarikan 2.000 tentara yang ditempatkan di Suriah.
Pengumuman itu bertentangan dengan deklarasi awal di mana Trump bertekad akan segera menarik pasukannya dari Suriah setelah kelompok teroris Daesh dikalahkan.