Muhammad Abdullah Azzam
05 Mei 2020•Update: 05 Mei 2020
Hamdi Yıldız
TRIPOLI
Milisi yang berafiliasi dengan jenderal pengkudeta di timur Libya, Khalifa Haftar menanam ranjau di perumahan warga sebelum menarik diri dari wilayah selatan ibu kota Tripoli.
Pernyataan dari Operasi Gunung Api Kemarahan yang dipimpin oleh Tentara Libya mengungkapkan, “Milisi teroris pro-Haftar terpukul mundur oleh pasukan kami dari selatan Tripoli, namun mereka memasang ranjau di rumah-rumah di daerah itu.”
Tentara Libya baru-baru ini berhasil memenangkan sejumlah pertempuran melawan milisi Haftar, yang didukung oleh Prancis, Rusia, UEA dan Mesir.
Sejak penggulingan pemerintahan Muammar Khaddafi pada 2011, dua poros kekuasaan yang saling bersaing muncul di Libya, satu di Libya Timur yang didukung oleh Mesir dan Uni Emirat Arab, dan satu lagi di Tripoli yang mendapat pengakuan PBB dan dunia internasional.