Muhammad Abdullah Azzam
30 Juli 2018•Update: 30 Juli 2018
Zeynep Hilal Karyagdi
KAIRO
Kementerian Luar Negeri Mesir memperingatkan Israel untuk menciptakan solusi menyeluruh dan adil terhadap masalah Israel-Palestina.
Menurut pernyataan tertulis dari kementerian, Menteri Luar Negeri Mesir Samih Shukri telah bertemu dengan Koordinator Khusus Proses Perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Nickolay Mladenov di Ibu Kota Mesir, Kairo.
Shukri memperingatkan soal bahaya yang akan terjadi jika Israel terus meningkatkan ketegangan di Gaza.
Shukri menyatakan bahwa Mesir tengah berupaya untuk menjadi perantara gencatan senjata Israel-Palestina menyusul serangan yang dilakukan Israel terhadap warga sipil di Gaza baru-baru ini.
Dia menekankan bahwa situasi yang berkembang antara kedua pihak akan menjadi lebih berbahaya jika tak ada upaya untuk mencari solusi yang komprehensif dan adil oleh kedua belah pihak.
Terkait tindakan Israel yang terus mengancam hak-hak historis dan hukum rakyat Palestina, Shukri menilai bahwa undang-undang “negara-bangsa Yahudi”, yang baru-baru ini disahkan oleh parlemen Israel, merupakan gambaran negatif dari masa depan proses perdamaian kedua negara.
Mladenov juga mengungkapkan bahwa PBB menghargai upaya Mesir dalam mengakhiri perpecahan dan mencapai kesepakatan rekonsiliasi nasional Palestina.
Mladenov juga menyatakan bahwa PBB akan meningkatkan koordinasi lebih lanjut dengan Mesir.