Hayati Nupus
29 Oktober 2018•Update: 29 Oktober 2018
Hayati Nupus
JAKARTA
Menteri Negara Inggris untuk negara-negara persemakmuran dan PBB, Tariq Mahmood Ahmad atau Lord Ahmad of Wimbledon akan bertemu dengan Menteri Agama RI (Menag) Lukman Hakim Saifuddin dan Wakil Menteri Luar Negeri RI (Wamenlu) AM Fachir untuk membahas terorisme.
Ahmad mengatakan dalam siaran persnya bahwa Indonesia adalah negara demokrasi yang dinamis dan kaya akan keberagaman.
“Sebagai Utusan Khusus Perdana Menteri Inggris untuk bidang Kebebasan Beragama, saya sangat yakin akan pentingnya memperkuat kebebasan beragama, saling menghargai dan memahami satu sama lain,” ujar dia, Senin, dalam siaran pers.
Apalagi, tambah Ahmad, saat ini Indonesia tengah mengalami pertumbuhan ekonomi yang kuat dan berpotensi kian berpengaruh pada abad ke-21.
Ahmad mengatakan bahwa demokrasi dapat berfungsi efektif jika kelompok minoritas memiliki hak dan memperoleh perlindungan.
Indonesia, lanjut Ahmad, adalah rumah bagi penduduk muslim terbesar sedunia yang kaya akan keberagaman dan patut menjadi contoh.
Selain bertemu Menag dan Wamenlu, rencananya Ahmad akan terlibat dalam diskusi tentang hubungan antaragama, berkunjung ke sekolah Islam dan bertemu pakar kontra-terorisme.
Ahmad berkunjung ke Indonesia selama dua hari. Di awal kunjungannya, dia menghadiri konferensi Our Ocean Conference 2018 yang digelar di Bali dan dibuka oleh Presiden RI Joko Widodo hari ini.
Ahmad berharap kunjungan ini dapat mempererat hubungan Inggris dengan Indonesia.