Turki, Politik, Dunia

Menlu Turki sebut hubungan negaranya dengan Uni Eropa jauh lebih baik

Menlu Turki menegaskan bahwa pihaknya telah memenuhi permintaan protokol Uni Eropa soal pertemuan dengan Presiden Erdogan pada Selasa

Merve Gül Aydoğan Ağlarcı   | 08.04.2021
Menlu Turki sebut hubungan negaranya dengan Uni Eropa jauh lebih baik Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (tengah) menerima Presiden Dewan Uni Eropa Charles Michel (kiri) dan Presiden Komisi Uni Eropa Ursula Von der Leyen (kanan) di Kompleks Kepresidenan di Ankara, Turki pada 6 April 2021. (Murat Kula - Anadolu Agency)

Ankara

ANKARA 

Hubungan antara Turki dan Uni Eropa (UE) lebih baik setelah pertemuan KTT blok itu pada Desember lalu dan kunjungan dua pejabat tinggi UE ke ibu kota Ankara minggu ini, kata menteri luar negeri Turki pada Kamis.

Berbicara kepada wartawan, Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu mengungkapkan bahwa Turki tengah menghadapi tuduhan yang sangat tidak adil, di mana telah beredar informasi keliru mengatakan Turki tak memenuhi protokol diplomatik soal posisi tempat duduk para tamu pada pertemuan antara pejabat Uni Eropa dan presiden Turki pada Selasa.

Menlu Turki Cavusoglu menegaskan bahwa negaranya telah memenuhi semua persyaratan protokol yang diminta oleh pihak Uni Eropa.

Pada konferensi pers bersama Menlu Kuwait Ahmad Nasser Al Mohammad Al-Sabah di kompleks kepresidenan, Cavusoglu mengatakan hubungan antara negaranya dan Uni Eropa sekarang berada dalam kondisi yang jauh lebih positif sejak kunjungan minggu ini dan setelah pertemuan KTT Uni Eropa Desember lalu.

Kunjungan dan komunikasi bilateral sedang berlangsung, dan pejabat Turki dan UE terus melanjutkan pertemuan penting serta mekanisme konsultasi antara dua pihak, ujar dia.

"Melalui pertemuan kami dengan delegasi kedua belah pihak, masing-masing dengan jelas menyatakan pendapat mereka tentang pembicaraan bilateral. Saya ingin menyatakan bahwa pertemuan ini sangat bermanfaat," kata Cavusoglu.

Posisi duduk pejabat tinggi Uni Eropa dan Presiden Erdogan

Pada Selasa kemarin, Charles Michel, kepala Dewan Uni Eropa, dan Ursula von der Leyen, kepala Komisi Uni Eropa, datang ke Ankara dan bertemu dengan Presiden Recep Tayyip Erdogan sebagai bagian dari upaya diplomatik mereka untuk meningkatkan hubungan bilateral.

Cavusoglu menepis tuduhan tak mendasar dari pihak yang salah memahami posisi tempat duduk para tamu pada pertemuan tersebut di istana kepresidenan Turki.

Menekankan pejabat protokol kedua pihak telah bertemu sebelumnya untuk membahas mekanisme pertemuan, Menlu Turki mengatakan posisi tempat duduk telah diatur sesuai dengan permintaan dari pihak Uni Eropa.

"Dalam pembicaraan bilateral terakhir yang berlangsung di kompleks kepresidenan, permintaan dari pihak Uni Eropa sudah dipenuhi," ujar dia.

"Saya ingin menyampaikan bahwa permintaan UE telah dipenuhi dan disesuaikan. [Posisi] Ini adalah keinginan mereka," tegas Cavusoglu.

Beberapa pihak mengkritik posisi tempat duduk pertemuan pejabat tinggi itu pada pertemuan hari Selasa kemarin, di mana presiden Turki dan kepala Dewan Uni Eropa duduk di kursi di tengah sementara von der Leyen seolah dibiarkan berdiri sendiri.

Von der Leyen kemudian ditawari tempat duduk di sofa, dengan Cavusoglu juga duduk di sofa terpisah di seberangnya.


Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.