Muhammad Abdullah Azzam
11 Januari 2020•Update: 12 Januari 2020
Zuhal Demirci
ANKARA
Menteri Luar Negeri Turki pada Jumat berbincang dengan sejawatnya dari Australia melalui telepon guna membahas kebakaran hutan mematikan di negara tersebut.
Menurut sumber-sumber diplomatik, Menlu Turki Mevlut Cavusoglu dan sejawatnya dari Australia Marise Payne membahas perkembangan terbaru tentang kebakaran yang mempengaruhi ratusan rumah dan fasilitas di benua Australia.
Cavusoglu dan Payne membahas kebakaran yang melanda hutan dan padang rumput selama berbulan-bulan di negara itu.
Tak ada informasi lebih rincian terkait isi percakapan kedua pihak.
Cavusoglu dalam pernyataannya di Twitter pada Selasa menyatakan dukungan negaranya kepada Australia.
“Sahabatku @MarisePayne, kami bersama masyarakat Turki merasakan kesedihan mendalam atas kebakaran yang melanda negara Anda yang indah. Dari hati yang terdalam kami turut merasakan rasa sakit Anda. Kami siap memberikan semua bantuan yang diperlukan untuk menangani bencana yang menghancurkan ini,” tutur Cavusoglu.
Australia mengalami kebakaran hutan mematikan yang diperkirakan telah menewaskan 1,25 miliar hewan dan membakar lebih dari 20 juta hektar kawasan hutan.
Setidaknya 25 orang tewas saat berjuang menghadapi kobaran api besar yang meletus sejak Agustus lalu, yang menyebabkan kerugian jutaan dolar.
New South Wales dan Australia Selatan adalah daerah yang paling parah terkena dampak, oleh karena itu pemerintah daerah mengumumkan keadaan darurat serta menutup sekolah untuk menghindari korban.