Fahri Aksüt
17 Desember 2019•Update: 18 Desember 2019
Turgut Alp Boyraz
JERUSALEM
Para pejabat Israel menyatakan membuka diri untuk melakukan pembicaraan dengan Turki mengenai usulannya membangun saluran pipa gas dari Israel melalui Turki ke Eropa jika Turki serius, kata seorang koresponden untuk Lembaga Penyiaran Publik Israel (KAN), Senin.
Amichai Stein menambahkan, dalam tweetnya, bahwa rencana itu bukan sebagai alternatif saluran pipa yang sebelumnya direncanakan akan dibangun melalui Yunani, wilayah administrasi Yunani Siprus Selatan, dan Italia.
Para pejabat Kementerian Luar Negeri Israel menolak untuk mengomentari masalah ini.
Stasiun radio resmi Israel mengklaim pada hari Minggu bahwa Turki mengatakan siap untuk bernegosiasi dengan Tel Aviv untuk mentransfer gas alam Israel ke Eropa.
Radio Kan yang dikelola pemerintah mengklaim bahwa Ankara telah menyatakan kesediaannya untuk melakukan negosiasi dengan Tel Aviv mengenai transfer pasokan gas Israel ke benua Eropa melalui wilayah Turki.
Cadangan sekitar 800 miliar meter kubik gas alam diperkirakan tersimpan di bawah ladang gas Leviathan dan Tamar di lepas pantai Israel, dan sekitar 2,2 triliun meter kubik cadangan gas menunggu penemuan, menurut Menteri Energi Israel Yuval Steinitz.
* Ditulis oleh Fahri Aksut