Dunia

Mayat terakhir penambang ditemukan di Burkina Paso

8 penambang dilaporkan hilang pada 16 April di tambang seng setelah hujan lebat

James Tasamba   | 21.06.2022
Mayat terakhir penambang ditemukan di Burkina Paso Ilustrasi kecelakaan (Foto file - Anadolu Agency)



KIGALI, Rwanda

Pemerintah Burkina Faso mengatakan Senin malam bahwa jenazah kedelapan dan terakhir dari sekelompok penambang yang dilaporkan hilang pada bulan April telah ditemukan, mengakhiri pencarian yang sudah dilakukan lebih dari dua bulan di sebuah tambang seng.

Para penambang dilaporkan hilang pada 16 April di tambang seng Perkoa yang dimiliki oleh entitas Trevali Mining Corp yang berbasis di Kanada, Nantou Mining Burkina Faso S.A. setelah hujan lebat.

Sudah 66 hari sejak pencarian diluncurkan untuk para penambang, termasuk enam Burkinabes, seorang Tanzania dan seorang Zambia.

"Setelah 66 hari pencarian, delapan penambang yang hilang setelah banjir akhirnya ditemukan tewas," kata pemerintah dalam sebuah pernyataan.

Tujuh penambang telah ditemukan tewas di galeri bawah tanah tambang pada hari yang berbeda antara 24 Mei dan 8 Juni.

Tambang Perkoa memiliki ruang aman jika terjadi insiden dan bencana, tetapi tim penyelamat membuka ruang perlindungan pertama, di mana tidak ada penambang yang ditemukan.

Ruang kedua yang membangkitkan harapan juga dibuka, tetapi tidak ada penambang yang ditemukan di sana.

Sejak itu, peluang untuk menemukan para penambang dalam keadaan hidup menjadi tipis. Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın