Dunia, Regional

Mahathir bermimpi Malaysia-London ditempuh dalam tiga jam

Mahathir mengaku tersanjung dengan pencapaian KLIA yang kini menjadi bandara internasional tersibuk ke-12 di dunia

Pizaro Gozali İdrus   | 14.08.2019
Mahathir bermimpi Malaysia-London ditempuh dalam tiga jam Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad berbicara dalam wawancara eksklusif di Ankara, Turki pada 26 Juli 2019. (Metin Aktas - Anadolu Agency)

Jakarta Raya

Pizaro Gozali 

JAKARTA

Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad bermimpi sebuah bandara luar angkasa yang dapat membawanya terbang dari Malaysia ke London hanya dalam tiga jam, lansir The Star pada Selasa.

Mahathir menyampaikan mimpinya tersebut saat merayakan ulang tahun Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) ke-21.

Mahathir mengaku tersanjung dengan pencapaian KLIA yang kini menjadi bandara internasional tersibuk ke-12 di dunia.

"Siapa tahu (di masa depan) kita mungkin akan bepergian dalam tiga jam ke London?" kata Mahathir, ketika ditanya apa impiannya untuk KLIA di masa depan.

Mahathir mengatakan usia ke-21 bagi KLIA adalah bukti keberhasilan yang telah diraih oleh bandara di wilayah Kuala Lumpur itu.

"Sungguh menakjubkan menyaksikan perkebunan kelapa sawit berubah menjadi bandara dengan keindahan untuk menjadi ikon,” kata Mahathir.

"Saya ingin mengambil kesempatan ini untuk menyampaikan terima kasih kepada semua orang yang membuat ide atau visi ini menjadi kenyataan," tambah Mahathir.

Dia juga memberikan penghormatan kepada Kisho Kurokawa, arsitek asal Jepang yang berada di balik konsep "Bandara di Hutan, Hutan di Bandara".

"Total kapasitas KLIA telah ditingkatkan dari 25 juta menjadi 75 juta penumpang saat ini dengan penambahan KLIA2 yang memiliki kapasitas untuk melayani 45 juta penumpang per tahun," kata Mahathir .

KLIA, dengan dua terminalnya, sekarang terhubung ke lebih dari seribu tujuan dan pada 2018 telah memiliki 80 juta penumpang, kata Mahathir.

Mahathir juga memuji transformasi digital KLIA menuju Airports 4.0 yang mencakup teknologi canggih seperti pengenalan wajah, Big Data Analytics, dan Internet of Things (IoT).

Dia mengatakan bahwa pemerintah berkomitmen untuk mempromosikan KLIA sebagai pintu utama pariwisata dan berkomitmen untuk memastikan pertumbuhan industri penerbangan.

KLIA merayakan 21 tahun sebagai gerbang negara terkemuka tahun ini dengan tema "KLIA Turns 21: A Precious Legacy".

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). . Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın