Muhammad Abdullah Azzam
12 Desember 2019•Update: 12 Desember 2019
Waleed Abdullah
TRIPOLI
Libya kembali membuka Bandara internasional di ibu kota Tripoli - yang ditutup tiga bulan lalu karena serangan udara oleh pasukan pro-komandan Khalifa Haftar - pada Kamis ini.
Beberapa maskapai mengumumkan mulai hari ini mereka akan mulai mengoperasikan penerbangan dari Bandara Internasional Mitiga.
Pada bulan September, pemerintah Libya sempat memindahkan semua penerbangan bandara Mitiga ke bandara Misrata setelah diserang pasukan Haftar.
Pada awal April, pasukan Haftar meluncurkan kampanye militer untuk merebut Tripoli dari GNA yang diakui secara internasional, tetapi mereka sejauh ini terus menghadapi kegagalan.
Menurut data PBB, lebih dari seribu orang terbunuh sejak awal operasi dan lebih dari 5.000 orang terluka.
Sejak penggulingan pemerintahan Muammar Khaddafi pada 2011, dua poros kekuasaan yang saling bersaing muncul di Libya, satu di Libya Timur yang didukung oleh Mesir dan Uni Emirat Arab, dan satu lagi di Tripoli yang mendapat pengakuan PBB dan internasional.