Astudestra Ajengrastrı
23 Mei 2018•Update: 24 Mei 2018
Barry Eitel
SAN FRANCISCO
Lava yang menyembur dari gunung berapi Kilauea di Hawaii mengalir ke arah pembangkit listrik tenaga panas bumi pada Selasa, membuat para pekerja berlarian untuk menutup sumur-sumur produksi.
Pembangkit listik bernama Puna Geothermal Venture (PGV) itu sudah ditutup sejak Gunung Kilauea erupsi pada 3 Mei lalu. Selasa, aliran lava merayap mendekati fasilitas setelah berhasil membakar sebuah gudang yang berada di dalam properti tersebut pada Senin malam.
PGV menyuplai 25 persen aliran listrik di pulau Hawaii, yang kerap disebut sebagai Big Island, dan merupakan rumah bagi 190.000 orang dan Kilauea.
Pembangkit ini menghasilkan listrik dengan cara memanfaatkan air panas di 11 sumur produksi untuk menggerakkan turbin. Pejabat dan pekerja Hawaii khawatir bila lava atau lahar menghancurkan dinding sumur, maka gas beracun akan menyembur ke udara.
Badan Pertahanan Sipil Hawaii berkata belum terlihat ancaman pada Selasa siang.
"Lava mengalir pelan-pelan ke arah PGV," kata lembaga tersebut, sembari mengatakan bahwa "situasi dimonitor dengan dekat."
Ahli geologi mengatakan bahwa letusan Kilauea sangat besar dan berbahaya karena puncak gunung dan beberapa retakan yang berada di sisi-sisi gunung meledak bersamaan.
Lava dari gunung berapi ini mencapai pantai Samudra Pasifik pada Selasa pagi, mengakibatkan gelembung dan lahar yang berbahaya ketika lava yang panas bertemu dengan air dingin. Kombinasi keduanya membentuk awan gas yang dikenal dengan nama "laze" dan berbahaya bila dihirup masuk ke sistem pernafasan.
United States Geological Survey (USGS) pada Selasa mengatakan pulau ini masih aman dikunjungi wisatawan, pernyataan yang sama sebelumnya juga dibuat oleh Gubernur Hawaii David Ige.
"Sebagian Taman Nasional Gunung Berapi Hawaii ditutup sampai waktu yang tidak ditentukan dan area di Zona Keretakan Timur tutup, kecuali untuk penduduk setempat dan petugas kesehatan, namun bagian lain pulau masih aman," ujar pernyataan USGS.
"Tapi dimohon tidak mencoba melihat lava. Erupsi masih sangat dinamis dan berbahaya, dan tim penolong masih harus fokus melindungi penduduk sehingga tidak bisa mengurusi pelancong."
Setidaknya 50 bangunan hancur sejak Kilauea meletus awal bulan ini. Satu orang dilaporkan terluka pada Sabtu karena kejatuhan segumpal lava di kakinya.