Muhammad Abdullah Azzam
21 Oktober 2020•Update: 22 Oktober 2020
Ahmet Karaahmet, Ethem Emre Ozcan, Mehmet Burak Karacaoglu
IDLIB
Rezim Bashar al-Assad yang tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang tinggal di wilayah yang dikuasainya di Suriah, kini tak dapat mencegah krisis roti yang semakin memburuk.
Krisis roti semakin parah dalam dua minggu terakhir dan berubah menjadi masalah yang tiada henti bagi masyarakat di daerah yang dikuasai rezim Suriah.
Akibat krisis bahan bakar, beberapa toko roti di kota-kota padat seperti ibu kota Damaskus, Aleppo, Homs dan Hama mengalami kendala yang cukup berat.
Rezim berusaha mempertahankan kekuasaannya dengan membunuh ratusan ribu warga sipil di negara tersebut, dan mereka tidak dapat menyediakan tepung untuk toko roti di wilayah yang dikuasainya.
Rekaman yang disiarkan oleh Anadolu Agency menunjukkan bahwa krisis meningkat di pusat kota Aleppo dan Hama yang dikendalikan rezim.
Rekaman terbaru menunjukkan orang-orang, termasuk orang tua dan anak-anak, sedang menunggu antrian panjang di depan toko roti selama berjam-jam untuk membawa roti ke rumah mereka.
Suriah dilanda perang saudara sejak awal 2011 ketika rezim Assad menindak para pengunjuk rasa pro-demokrasi.
Ratusan ribu orang telah tewas, dan lebih dari 10 juta mengungsi, menurut laporan PBB.