Shenny Fierdha Chumaira
14 Juli 2018•Update: 14 Juli 2018
Nilay Kar Onum
ISTANBUL
Korban tewas akibat hujan lebat dan banjir di Jepang barat mencapai 200 orang, tulis Japan Times pada Jumat.
Menurut koran tersebut, 204 orang dipastikan tewas sementara puluhan lainnya masih hilang.
Operasi pencarian dan penyelamatan dengan lebih dari 70.000 orang anggota penyelamat terus berlangsung di wilayah terdampak banjir termasuk Hiroshima, Okayama, dan Ehime.
Pemerintah meyakini bahwa korban tewas akan terus bertambah sebab masih banyak orang yang diyakini terdampar di rumahnya.
Korban tewas terbanyak dilaporkan terdapat di Hiroshima, Ehime, Okayama, Yamaguchi, Kyoto, Gifu, Shiga, Kochi, dan Fukuoka.
Menurut Badan Manajemen Kebakaran dan Bencana, sekitar 6.700 orang berada di penampungan.
Sekitar 5,9 juta warga diperintahkan untuk meninggalkan rumah mereka di 19 daerah akibat longsor dan banjir.
Yoshihide Suga, juru bicara pemerintah, memperingatkan warga di area terkena banjir akan adanya ancaman longsor susulan, lapor Japan Times.
Sementara itu, masih dilansir dari koran tersebut, sejumlah pekerja kota berupaya memasok air ke daerah terserang banjir sebab suhu udara naik di atas 30 derajat.