Michael Hernandez
14 Maret 2018•Update: 14 Maret 2018
Michael Hernandez
WASHINGTON
Anggota-anggota Partai Demokrat di Komite Intelijen Dewan Perwakilan AS beradu pendapat dengan anggota Partai Republik pada Selasa dan mengatakan mereka memiliki bukti adanya kolusi antara tim kampanye Trump dan Rusia.
Adam Schiff dari Partai Demokrat mengatakan terdapat "bukti yang cukup" untuk menunjukkan adanya kerja sama antara tim sukses Presiden Donald Trump dan "kampanye pengaruh" yang bertujuan mendongkrak popularitasnya.
"Masih banyak yang harus diselidiki mengenai isu ini, namun langkah kami dihentikan," kata Schiff di hadapan Capitol.
Sehari sebelum itu, anggota Partai Republik dalam komite itu menghentikan investigasi dan mengatakan walaupun Rusia memang mempengaruhi pemilihan presiden AS 2016, tindakan mereka itu tidak bertujuan membantu Trump dan pihak Trump pun tidak menyambut kerja sama.
Schiff menampik kesimpulan itu dan mengatakan keputusan mereka menutup penyelidikan sangat prematur.
"Mereka tidak melayani bangsa dengan baik dan tampak seperti melanggar komitmen yang mereka buat pada awal investigasi ini," kata Schiff sembari berjanji politisi Demokrat akan terus berlanjut menyelidiki masalah ini.
Trump sendiri puas dengan hasil penemuan politisi Republik itu dan "sangat senang" dengan kesimpulan mereka.
"Kami sangat amat senang dengan keputusan itu. Kesimpulan itu kuat dan tidak menimbulkan keraguan, jadi saya ingin berterima kasih kepada Komite Intelijen Dewan Perwakilan," kata Trump pada Selasa.
Namun Schiff menentang keras kesimpulan yang dicapai itu.
"Saya pikir Partai Republik sulit mengakui mereka melakukan itu untuk menyenangkan Gedung Putih, mereka menceritakan dongeng yang ingin didengar Gedung Putih," kata Schiff kepada CNN.