ISTANBUL
Kepala Badan Intelijen Nasional Turkiye Ibrahim Kalin bertemu dengan delegasi Hamas untuk membahas peningkatan serangan Israel di Palestina, sekaligus menegaskan pentingnya persatuan dalam menghadapi situasi yang kian memanas di kawasan.
Sumber keamanan Turkiye pada Minggu (22/3) menyebutkan pertemuan yang berlangsung di Istanbul itu melibatkan anggota Biro Politik Hamas dan membahas serangan serta pelanggaran yang terus terjadi di wilayah Palestina.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak menekankan pentingnya persatuan dalam menghadapi kebijakan pendudukan dan langkah-langkah yang dinilai bersifat destabilisasi oleh Israel, terutama di Yerusalem, yang berpotensi memicu eskalasi lebih luas di kawasan.
Mereka juga menegaskan bahwa tidak akan menerima situasi yang dipaksakan secara sepihak di lapangan.
Pertemuan itu turut membahas evaluasi rinci terkait tahap kedua perjanjian gencatan senjata di Gaza.
Prioritas utama, menurut sumber tersebut, adalah menghentikan serangan dan memastikan masuknya bantuan kemanusiaan, serta menekankan bahwa Israel harus segera memenuhi kewajibannya dalam tahap pertama kesepakatan.
Selain itu, pembahasan juga mencakup langkah-langkah menghadapi peningkatan kekerasan oleh pemukim ilegal Israel di Tepi Barat serta tindakan represif terhadap warga Palestina oleh aparat keamanan Israel.
Delegasi Hamas juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan atas upaya yang telah dilakukan dalam mendorong perdamaian di Gaza.
Turkiye, menurut sumber tersebut, akan terus meningkatkan upaya diplomatiknya untuk mencapai perdamaian yang berkelanjutan di wilayah tersebut.
Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
