Rhany Chairunissa Rufinaldo
29 April 2019•Update: 29 April 2019
Walid Abdullah
TRIPOLI
Sebuah kelompok bersenjata bersenjata menyerang El-Sharara, ladang minyak terbesar Libya, di selatan negara yang dilanda perang itu pada Senin, menurut sumber keamanan Libya.
"Serangan itu menargetkan stasiun 186, salah satu stasiun utama fasilitas minyak," kata seorang pasukan pimpinan komandan Khalifa Haftar, yang berbasis di Libya Timur, kepada Anadolu Agency.
"Serangan itu berhasil dipukul mundur oleh pasukan Haftar, yang mengendalikan ladang minyak,' tambah sumber itu.
Tidak ada korban dalam serangan tersebut.
Ladang minyak El-Sharara menghasilkan lebih dari 300.000 barel minyak mentah per hari, membentuk sekitar sepertiga dari total produksi negara kaya minyak itu.
Libya memiliki cadangan minyak mentah terbesar di Afrika, tetapi delapan tahun konflik dan kekerasan di negara itu, sejak penggulingan Muammar Khaddafi pada 2011, telah menghambat produksi dan ekspor.