Ayhan Simsek
29 Desember 2021•Update: 31 Desember 2021
BERLIN
Jerman pada Selasa melaporkan 3.218 kasus baru varian virus korona omicron selama 24 jam terakhir, sehingga jumlah total kasus yang teridentifikasi di negara itu menjadi 10.443 kasus.
Institut Robert Koch, badan pengendalian penyakit negara itu, mencatat empat kematian terkait omicron, dan mengonfirmasi bahwa sejauh ini 124 orang yang mengidap varian omicron dirawat di rumah sakit.
Pejabat kesehatan telah memperingatkan bahwa jumlah kasus omicron berlipat ganda setiap dua hingga tiga hari, dan itu mampu menyebabkan gelombang kelima besar infeksi virus korona dalam beberapa minggu.
Pemerintah Jerman meminta warga untuk secara ketat mematuhi langkah-langkah antisipasi pandemi dan mendapatkan vaksin booster Covid-19 untuk melindungi diri mereka sendiri.
Pada Senin, 30,4 juta orang (36,6 persen dari populasi) telah menerima suntikan booster, menurut Kementerian Kesehatan.
Otoritas berencana untuk memberikan hampir 33 juta suntikan booster dalam tiga minggu ke depan, untuk mengekang penyebaran infeksi.
Para pakar mengatakan suntikan booster diperlukan terhadap varian omicron, karena kekebalan dari dosis awal mulai berkurang seiring waktu.
Dosis ketiga memberikan perlindungan tingkat tinggi terhadap varian tersebut, menurut studi laboratorium awal.